Hujan adalah waktu yang tepat untuk bernostalgia. Aroma petrichor, suara rintik, dan guntur tiba-tiba memutar ulang kenanganmu saat pertama kali merasakan cinta monyet pada teman sekolah, hubungan asmaramu dengan pasangan yang toxic, hingga kehilangan seseorang yang sangat kamu cintai. Epiphany merupakan alih wahana dari tiga lagu Reza Darmawangsa yang berjudul “Want Me Too”, “I’m in Lo…
Melalui pandangan dan praktik yang berakar pada kedamaian, Reza Gunawan dan Dee Lestari memadukan refleksi pribadi, panduan praktis, dan kisah personal untuk menyapa keheningan serta mengurai taut kegelisahan. Selaras mengajak kita berhenti sejenak, menyadari napas, dan mendekap hidup apa adanya: dengan penuh kejernihan dan kebermaknaan. Mengeksplorasi antara lain tema kesehatan raga, relasi, p…
Learn how to classify various plants from big-sized illustrations! This planet of ours is teeming with vast numbers of plants, from small flowers to giant trees. And there are fungi and lichens too. With this encyclopedia, you will get to know a few hundred of the best known and most interesting plants from all over the world. What’s more, this book will show you groups in which plants, fu…
Buku ini merupakn analisis mengenai konsep "Politik Jawa" menurut pandangan Pramoedya Ananta Toer dalam dua karya terakhirnya, Arok Dedes dan Arus Balik. Luar biasanya, naskah yang ditulis Pram ketika di Pulau Buru tahun 70-an tersebut kontekstualisasinya masih berlaku hingga akhir kekuasaan Orde Baru, bahkan sampai masa Reformasi.
Orangtua pasti galau karena akhir-akhir ini banyak kejahatan yang melibatkan anak-anak. Sebagian besar anak menjadi korban, tetapi ada juga yang menjadi pelaku. Di sisi lain, orangtua tidak jarang malah menambah rumit masalah anak. Ambil contoh, kasus perceraian yang berujung pada permusuhan dan menjadi beban mental anak, orangtua menjadikan anak sebagai lumbung uang dengan menjadikannya se…
Pangeran Diponegoro adalah Pahlawan Nasional yang sangat tersohor namanya. Dalam sepak terjangnya kali ini pada tanggal 1 Agustus 1826, Pangeran Diponegoro melaksanakan penyerbuan ke pos perbatasan Belanda di wilayah Bantul selatan untuk membuka jalur ke wilayah lereng Gunung Berapi. Namun dalam peristiwa tersebut muncul musuh baru yang tangguh. Bagaimanakah kelanjutan dari kisah perjuangannya?