Sebagai ketua murid, Jeni diberi tugas oleh Pak Guru untuk mengantarkan buku ke ruang audio visual. Saat akan menuju ke sana, tiba-tiba saja lampu di lorong tangga sekolah menjadi redup. Tidak hanya itu, mulai terdengar suara tangisan yang entah dari mana asalnya. Semakin lama suara tangisannya semakin kencang. Jeni panik. Haruskah ia mengeceknya atau mengabaikannya?