Sekarang tahun 2025 dan aku baru saja terbengong-bengong menyimak tayangan aksi demonstrasi di tanah air yang berujung ricuh melalui gawaiku. Sesak mendadak menerkam inti dadaku. Rasanya seperti digulung pusaran angin tornado yang paling dahsyat. Jantungku berdebar seiring bayang-bayang peristiwa kelam di tahun 1998 silam secara beringas mendominasi setiap rongga ingatanku. Sejurus waktu, ta…