Situasi pandemi yang menyapu dunia saat ini terekam vdalam sejumlah cerpen yang dimuat Kompas sepanjang tahun 2020. Akan tetapi, seperti halnya warna budaya, situasi pandemi adalah konteks. Cerita tetap membutuhkan substansi yang kuat untuk ditempatkan pada konteks tersebut. Hal ini menjadi tantangan bagi penulis cerpen, tak terkecuali yang sudah dimuat di Kompas
Hujan adalah waktu yang tepat untuk bernostalgia. Aroma petrichor, suara rintik, dan guntur tiba-tiba memutar ulang kenanganmu saat pertama kali merasakan cinta monyet pada teman sekolah, hubungan asmaramu dengan pasangan yang toxic, hingga kehilangan seseorang yang sangat kamu cintai. Epiphany merupakan alih wahana dari tiga lagu Reza Darmawangsa yang berjudul “Want Me Too”, “I’m in Lo…
Beberapa persoalan akut yang diidap oleh kesusastraan Indonesia dikupas oleh Budi Darma dengan bahasa yang asyik, sesekali menohok. Terutama persoalan melodrama dalam novel-novel Indonesia dan posisi seorang kritikus sastra yang dibahas tuntas dalam esai Nirdawat. Kepadatan esai-esainya terasa bukan hanya menelanjangi karya dan tokoh sastra yang dibahas, tetapi juga mencekam, mengungkung, sekal…
Suku Betawi merupakan suku asli yang menghuni wilayah-wilayah di Provinsi DKI Jakarta. Sejarah Kota Jakarta atau Batavia yang dulunya merupakan salah satu pusat perdagangan dunia dan pusat pemerintahan kolonial Belanda menyebabkan budaya Betawi mengalami berbagai akulturasi. Pengaruh-pengaruh budaya luar ini pun tampak nyata pada desain rumah etnik suku Betawi. Dari luar negeri, pengaruh Bel…
Manusia dengan segala dinamika kehidupannya dikisahkan melalui sudut pandang orang pertama—menjadikan suasana batin tokoh-tokohnya tergali dalam. Cerita-ceritanya tampak sederhana, tapi menyuguhkan sisi lain kehidupan nyata yang kompleks dan kelam. Dengan cara yang tidak biasa, Budi Darma mengungkap konflik antar manusia yang lazim kita hadapi dalam keseharian—prasangka, kesepian, kedengkia…
“...yang dulu ada, sekarang tidak ada. Yang sekarang ada, kelak tidak ada. Yang sekarang belum ada, kelak akan ada.” Inilah kisah tentang Ny. Talis, perias pengantin yang dapat melompat dari satu gedung ke gedung lain, sehingga dia mampu merias banyak pengantin dalam sekali tempo. Ini juga tentang Santi Wedanti penyanyi, pemilik restoran, sekaligus calon sarjana hukum. Juga perihal Wiwin…