Buku Princess Ghaniya dan Boneka Tangan mengajarkan anak-anak sifat-sifat terpuji Asmaul Husna yang tercermin dari tokoh utamanya. Dilengkapi dengan ilustrasi menarik yang berwarna, anak-anak akan diajak untuk membaca buku dengan menyenangkan. Buku ini juga membantu anak-anak mengembangkan imajinasi mereka, dan mendorong anak agar lebih aktif dalam menuntut ilmu.
Tetralogi ini dibagi dalam format empat buku. Dan roman keempat, Rumah Kaca, memperlihatkan usaha kolonial memukul semua kegiatan kaum pergerakan dalam sebuah operasi pengarsipan yang rapi. Arsip adalah mata radar Hindia yang ditaruh di mana-mana untuk merekam apa pun yang digiatkan aktivis pergerakan itu. Pram dengan cerdas mengistilahkan politik arsip itu sebagai kegiatan pe-rumahkaca-an. …