Best friends Sophie and Agatha are back in Gavaldon, living out their Happily Ever After, but Agatha is missing her prince.
Every four years, two girls are kidnapped from the village of Gavaldon. Legend has it these lost children are sent to the School for Good and Evil, the fabled institution where they become fairytale heroes or villains. With her glass slippers and devotion to good deeds, Sophie knows she'll join the ranks of past students like Cinderella, Rapunzel, and Snow White at the School for Good. Meanw…
"Piglet? Apa yang akan kau lakukan kalau rumahmu tertiup angin?" tanya Christopher Robin. Sebelum Piglet memikirkannya, Pooh telah menjawab pertanyaan itu untuknya. "Dia akan tinggal bersamaku," kata Pooh. "Iya, 'kan,Piglet?" Piglet meremas cakar Pooh. "Terima kasih, Pooh," katanya. "Dengan senang hati."
Past is present and present is past. The story repeats until you change it.
Menjadi seorang ibu tentu membuat kita bahagia. Namun, terkadang kebahagiaan itu menghilang sejenak karena banyaknya peran yang harus dijalankan. Bahkan, tidak sedikit yang merasakan kebahagiaan semu. Berbagai perasaan, baik senang, sedih, marah, ataupun jengkel datang silih berganti seiring dengan kesibukan yang kita jalani. Mood swing ini tentunya berpengaruh besar terhadap perasaan seorang i…
Aru lupa apa yang dia minta di Pohon Permohonan. Yang jelas, Aru dan para saudari Pandawa-nya harus segera pergi ke Lanka, kota emas. Tidak hanya untuk menyelamatkan Hanoman dan Urwasi yang ditahan, tetapi juga demi mendapatkan pasukan terhebat di dunia milik Kubera, penguasa Lanka sekaligus dewa kekayaan, agar punya kesempatan untuk mengalahkan sang Penidur. Namun, tentu saja semua dewa keranj…
Jakarta, Maret 1998 Di sebuah senja, di sebuah rumah susun di Jakarta, mahasiswa bernama Biru Laut disergap empat lelaki tak dikenal. Bersama kawan-kawannya, Daniel Tumbuan, Sunu Dyantoro, Alex Perazon, dia dibawa ke sebuah tempat yang tak dikenal. Berbulan-bulan mereka disekap, diinterogasi, dipukul, ditendang, digantung, dan disetrum agar bersedia menjawab satu pertanyaan penting: siapakah…
In 1945, Indonesia's declaration of independence promised: 'the details of the transfer of power etc. will be worked out as soon as possible.' Still working on the 'etc.' seven decades later, the world's fourth most populous nation is now enthusiastically democratic and riotously diverse - rich and enchanting but riddled with ineptitude and corruption. Elizabeth Pisani, who first worked in Indo…