Untuk kamu, yang memiliki keberanian untuk bertumbuh dan menyembukan diri dari pengalaman realasi yang menyakitkan dan "toxic". Untuk kamu, yang mulai ingin tahu bagaimana cara connect dengan diri yang dalam. Bagaimana cara mengenali, menerima, & menyadari emosi yang sedang dirasakan. Untuk semua orang yang memproses dan mengubah pengalaman pengkhianatan, kebencian, pengalaman disakiti, d…
tart with Why sudah membuat jutaan pembaca memikirkan ulang segala sesuatu yang mereka lakukan—dalam kehidupan pribadi, karier, dan organisasi mereka. Find Your Why menunjukkan cara menerapkan gagasan Simon Sinek yang sangat kuat itu, supaya Anda bisa menemukan lebih banyak inspirasi di tempat kerja—dan pada gilirannya juga menginspirasi orang-orang yang ada di sekitar Anda. Saya perc…
Ketika tiga pemuda berandal bersembunyi di toko kelontong tak berpenghuni setelah melakukan pencurian, sepucuk surat misterius mendadak diselipkan ke dalam toko melalui lubang surat. Surat yang berisi permintaan saran. Sungguh aneh. Namun, surat aneh itu ternyata membawa mereka dalam petualangan melintasi waktu, menggantikan peran kakek pemilik toko kelontong yang menghabiskan tahun-tahun…
Perang Dunia I (WW1) adalah kontes gladiator terbesar sepanjang sejarah umat manusia yang melibatkan para hegemon Eropa serta koloninya. Vladimir Lenin, sang tokoh komunis Rusia yang dijuluki ‘virus’ oleh para hegemon Eropa menyebut perang ini sebagai ”perangnya bangsawan”, bukan ”perang rakyat”. Pemikirannya yang dilandasi sikap anti kaum ningrat dan prorakyat ini nantinya melahirk…
Kita semua bersinar bagai bintang Hanya sementara tidak terlihat Oleh kekhawatiran yang menutupi bagai debu halus Oleh penyesalan yang gelap bagai langit kelam Oleh keirihatian terhadap matahari yang terang Jangan kehilangan sinar kita karena pandangan orang lain, Hubungan dengan orang lain, Dan penderitaan diri sendiri Sekarang, kita sudah cukup indah Ke depannya, kita akan be…
Ini adalah momen yang kemudian menentukan arah hidup yang akan kita jalani selanjutnya. Namun, satu hal yang kadang kita lupa adalah memilih bahagia. Bertahan hidup dulu, bahagia kemudian. Bahagia menjadi tujuan akhir di garis finish, sehingga kita seolah melakukan justifikasi kenapa kita sekarang merana. Padahal keputusan untuk menjadi bahagia bisa kita ambil di sepanjang jalan, every step of …