"Kamu Jahat, Rily!" kata Farel sambil bergegas pergl. Suasana pun langsung menjadi canggung, Rere, teman mereka, likut merasa tidak enak, la bahkan menyalahkan dirinya sendiri karena keadaan Jadi kacau. Sebenarnya, apa yang membuat Farel sampal berkata begitu, ya? Yuk, Ikuti kisah serunya dalam buku "Aku Bisa Menghargai". Di dalamnya, kallan akan menemukan penyebabnya sekaligus belajar…
Bagi saya, menulis puisi itu ekspresi, refleksi, dan rekreasi. Saya mempunyai maksud, perasaan, dan gagasan. Saya menangkap dan menyerap rangsangan - liar, penurut, kepala batu - dari luar dan bereaksi atasnya. Saya kemudian berselancar di alam bebas laksana orang yang sedang piknik menikmati segala hal yang indah-indah, baik yang diselimuti misteri maupun yang telanjang bulat. Saya berada d…
Cerita Si Juki memang ga pernah jauh2 dari isi kantong alias dompet. Kali ini pun, cerita Si Juki berkisar tentang bagaimana cara menabung yang baik.
Wajah boocah bertopeng, Putri Kaleng, serta paman kotak dicuri oleh Penyihir. Penyihir bahkan menculik Bocah serta Putri. Untuk membebaskan mereka berdua, Paman melepaskan kotaknya
Cican dan teman-teman pergi ke kebun binatang. Mereka bertualang mencari hewan kesukaan Monsta. "Badannya besar, bertanduk, dan bercakar," kata Monsta. Hiiiy, tampaknya seram sekali! Hewan apakah itu?
Mia, Bibi, dan Paman akan keluar rumah untuk beberapa waktu. Meng diberi tugas penting untuk menjaga rumah agar tetap aman dari serangan para monster. Kira-kira, apa saja yang dilakukan Meng saat rumah sedang kosong, ya? Benarkah terjadi serangan monster di rumah Mia? Selama Mia, Paman, dan Bibi pergi, Meng diberi tugas penting untuk menjaga rumah dari serangan para monster. Kira-kira, apa s…
Synta menemukan kejanggalan di kelas barunya. Ada satu kursi kosong di bagian paling belakang kelas, padahal semua murid hadir dan tidak ada yang absen. Saat bertanya pada temannya, ternyata kursi itu sudah lama dibiarkan kosong dan rumornya milik hantu penunggu kelas yang selalu muncul setiap jam 3 sore. Hmm … Synta akan mencari tahu kebenarannya sepulang sekolah!
Reva kesal karena Zi tidak mau gantian bermain ayunan dengannya. Karena itu, Reva sengaja menakut-nakuti Zi dengan mengarang cerita seram tentang sosok anak kecil yang selalu muncul di taman. Siapa sangka, cerita itu benar-benar jadi kenyataan! Reva dan Zi melihat sendiri penampakan itu. Lebih seramnya lagi, dia terus mengikuti mereka. Apa yang harus mereka lakukan …?
Mama sudah mengingatkan Sabian untuk tidak menyentuh barang antik yang ada di rumah kakek. Meski begitu, Sabian penasaran ketika mendengar dering dari HP jadul milik kakek. Bukannya HP-nya sudah lama mati? Dan ketika diangkat, Sabian merasa ada yang aneh dengan sekelilingnya. Apa yang sebenarnya dialami Sabian?